서울특별시 강남구 테헤란로 623 삼성빌딩 10층
(82) 2 2052 6256
contact@adop.cc

DIGITAL ADVERTISING PROTOCOL, OPEN RTB

Global Ad Tech Corporation

DIGITAL ADVERTISING PROTOCOL, OPEN RTB

Aturan Periklanan Digital, Open RTB

Selama 2017, industri periklanan digital telah berkembang pesat dengan adanya sistem pembelian programatik.

Dalam rangkaian suplai periklan yang kompleks dan beragam, Anda tidak hanya dapat menghasilkan peluang keuntungan yang lebih banyak, tetapi juga lebih mudah mendapatkan banyak bahaya dari kecurangan iklan. Selain itu, Hal ini juga telah membuat industri periklanan digital kehilangan kredibilitas dari pengiklan, publisher, dan pengguna.

Itu sebabnya, ada 3 kata kunci yang didiskusikan secara global untuk tahun ini ‘Viewability’ , ‘Transparansi’ dan ‘Pemblokiran Iklan’ terhadap pendapatan iklan digital dan UX.

Untuk mengatasi masalah tersebut, diantara perusahaan Ad-Tech telah membuat beberapa solusi seperti Ads.txt IAB (Interactive Advertising Bureau) mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan Open RTB 3.0 pada september ini di LA. Mereka secara singkat memeprkenalkan versi kerangka kerja dan menyatakan bahwa “Hal ini akan meningkatkan kepercayaan pada keamanan rangkaian pasokan periklanan otomatis dengan memberikan pembeli lebih banyak transparansi selama proses penawaran. Ini juga mengintegrasikan kemajuan teknologi terkini seperti Ads.txt untuk meningkatkan pembelian dan penjualan otomatis bagi semua pemangku kepentingan “

Pertama-tama, apa itu open RTB ?

Bagi yang tidak mengetahuinya, Open RTB adalah Interface atau pertemuan untuk Penawaran Real Time antara pengiklan dan publisher.

Seiring berjalannya waktu, semakin beragamnya pemain (AdNetwork, AdExchange) yang bergabung ke pasar, semakin banyak pertukaran iklan terjadi.  Saat ini, semua pemain perlu menyesuaikan setiap pertemuan dalam pertukaran iklan individual.

Sangat menyulitkan untuk membuat interface atau pertemuan yang berbeda per setiap pertukaran iklan. Itulah sebabnya beberapa pemain (antara perusahaan yang mewakili sisi pembelian (DataXu, Fiksu, dan [X +1]) dan perusahaan yang mewakili sisi penjualan (Nexage, Pubmatic, Smaato, dan Jumptap) memutuskan untuk membuat protokol standar interface pertemuan yang disebut Open RTB di bulan Februari 2011.
IAB (Interactive Advertising Bureau) telah menerapkan sistem interface standar pada bulan Januari 2012  dan terus menerus berkembang, khususnya setelah mendapatkan respon positif dari industri periklanan.

Fitur IAB Open RTB pada tiap versi

Open RTB 2.0(2012. 01)OpenRTB 2.0 memiliki kemampuan untuk tampil dalam display desktop, mobile, dan video. Hal ini merupakan satu langkah maju yang signifikan bagi programatik karena memungkinkan harmonisasi iklan mobile dan desktop.– Mendukung unit iklan VAST
– Pendefinisian data geografis yang lebih baik
– Mendukung peingkatan cross-channel untuk mobile dan desktop melalui bahasa API yang umum.
– Dukungan segmen data pihak ke-3 untuk penargetan audience
– Dukungan atribusi yang disempurnakan; penyertaan ID perangkat pada parameter mobile app & mobile
Open RTB 2.1(2012. 10)OpenRTB 2.1 menyediakan dukungan penargetan VAST video, tablet, dan lokasi yang lebih baik.– Dukungan kategori IAB Tier-2
– Deteksi incentori device tablet
– Video VAST antar RTB; objek video harus memberikan impression baik pada banner, video atau keduanya
– Dukungan sumber lokasi; diferensiasi yang berasal dari GPS dan kode pos
Open RTB 2.2(2014. 04)OpenRTB 2.2 menyediakan dukungan PMP yang lebih baik dan dukungan trafic yang tidak diinginkan. Dengan lalu lintas bot yang menjadi perhatian penting baik dari sisi beli dan jual, OpenRTB 2.2 memungkinkan semua pihak untuk dapat memberikan umpan balik real-time pada iklan untuk menentukan dan memblokir lalu lintas non-manusia.– Dukungan yang memungkinkan diferensiasi keamanan dan ketidakamanan inventory.
– Dukungan ID Deal yang lengkap untuk Private Marketplaces
– dukungan untuk inventory mobile dan video jenis baru yang lebih baik– Kemampuan bagi pembeli untuk memberi tahu penjual secara real time akan lalu lintas bot yang mencurigakan
– Dukungan regulasi COPPA
Open RTB 2.3(2015. 01)Spesifikasi OpenRTB 2.3 memberikan dukungan untuk iklan native, Open RTB 2.3 Ini adalah salah satu pembaruan paling signifikan untuk OpenRTB karena memungkinkan iklan native untuk ditargetkan, dioptimalkan, dan ditransaksikan secara programatik, serta mengurangi beban kerja pada publisher dan pengiklan.– Penempatan iklan asli harus disertakan langsung ke objek tayangan agar bisa dilalui melalui bidstream.– Memungkinkan penyertaan metadata (judul, url, data, file img) dalam request native ads. Sisi pembeli memiliki kemampuan untuk menggambarkan unit yang sedang ditawar dan sisi penyuplai dapat menentukan lokasi mana yang tersedia dan dibutuhkan untuk memasang native ads.
– gaya dokumen yang sudah terbarui termasuk diagram yang disempurnakan dan format tabel yang dirubah untuk mendukung OpenRTB.
Open RTB 2.4(2016. 03)OpenRTB 2.4 memperkenalkan media periklanan baru ke dalam protokol: audio digital. Ini mencakup perbaikan pada transaksi private marketplace, kemampuan untuk melewatkan atau skip iklan video, dan bidang lainnya dalam respon tawaran yang memungkinkan kemampuan pelaporan lebih terperinci.– Pengenalan enkripsi yang mendukung HTTP dan HTTPS
– Objek audio baru
– Dukungan lokasi yang telah di perbarui yang memungkinkan pembeli mengetahui sumber IP yang digunakan untuk memperoleh lokasi geo tertentu dan saat garis lintang / bujur terakhir diambil menggunakan layanan lokasi perangkat
– Kemampuan skip video untuk iklan in-stream.
Open RTB 2.5(2017. 01)OpenRTB 2.5 mencakup pembaruan yang mengintegrasikan tren saat ini dan memungkinkan pengembangan dalam teknologi programatik.– Dukungan Portofolio Iklan IAB Baru – mengintegrasikan iklan berbasis aspek rasio yang fleksibel ke dalam objek penawaran
– Jenis Penempatan Video – menambahkan keterlihatan ke dalam jenis penempatan tag VAST (template penayangan iklan video) yang berjalan sesuai dengan glosarium video IAB digital
– Header Bidding – memungkinkan sebuah sinyal ketika permintaan penawaran berasal dari pemberi keputusan awal seperti header bidding
– Historic Metric – pertukaran iklan dapat melewati metrik historis seperti viewability atau CTR

[Source : IAB _ HTTPS://WWW.IAB.COM/GUIDELINES/REAL-TIME-BIDDING-RTB-PROJECT/]

Open RTB 3.0 yang telah dirilis sebagai kerangka kerja pada bulan september ini telah diperbaharui dengan fokus pada pemenuhan permintaan pasar akan keamanan, transparansi, otentikasi dan kepercayaan terhadap program periklanan.

Tiga perubahan besar sedang dalam pengajuan:

  1. Proses akan bid request yang ditandai secara kriptografis untuk melihat jalur inventaris, memungkinkan sisi permintaan untuk memvalidasi banyak bidang dalam permintaan tawaran
  2. Model objek yang lebih fleksibel dalam spesifikasi dengan AdCOM baru (Advertising Common Object Model)
  3. Cara baru untuk mentransmisikan permintaan display untuk mengaktifkan kontrol kreatif yang lebih aman bagi penayang dengan Standar API Pengelolaan Iklan

[URL :  HTTP://WWW.THEDRUM.COM/NEWS/2017/09/12/IAB-RELEASES-OPENRTB-30-PUBLIC-COMMENT ]

Open RTB telah menjadi protokol penting dalam industri periklanan digital. Sebab, saat Open RTB di-update, mereka selalu mencerminkan tperubahan trend ad-tech. Artinya dengan Open RTB, sangat memungkinkan secara global untuk melakukan pertukaran iklan yang stabil atau aliansi untuk iklan digital.

Untuk saat ini, ADOP menyediakan solusi penayangan iklan sesuai dengan Open RTB 2.3 ver. Dan kemudian kami berencana untuk memberikan solusi kami sesuai dengan Open RTB 3.0 ver.

Dengan menyediakan Interface standar untuk periklanan digital, Open RTB telah membawa transparansi pertukaran iklan dan perluasan kegunaan yang berbasis stabilitas.


Sebagai kesimpulan, jika Anda memiliki rencana untuk memasuki pasar global, Open RTB sangat dianjurkan sebagai solusi mudah periklanan digital Anda di pasar global.