서울특별시 강남구 테헤란로 623 삼성빌딩 10층
(82) 2 2052 6256
contact@adop.cc

NATIVE ADS

Global Ad Tech Corporation

NATIVE ADS

Kebutuhan akan Iklan Native berkembang dengan cepat pada pasar periklanan online akhir-akhir ini.

Berdasarkan laporan Business-Insider, pengeluaran global untuk Iklan Native semakin meningkat dan mencapai $7.9miliyar di tahun 2017.

Apa sebenarnya iklan native itu?

Iklan Native adalah salah satu jenis iklan yang serupa dengan bentuk konten atau artikel. Iklan Native memiliki berbagai macam jenis dan ukuran. Selain itu, performa iklan juga lebih baik daripada iklan standar banner, karena dianggap dapat memberikan user-experience yang baik.

Iklan Native juga memperlihatkan perkembangan yang bagus dalam pasar Mobile.

Lebih dari 25% pasar mobile menggunakan ad campaign mobile native dalam pemasaran mereka.

Jadi, bagaimana dengan Iklan Native Google AdSense?

Tentu saja, dengan alasan tersebut, Google telah meluncurkan beberapa produk iklan Native untuk performa campaign yang lebih baik, seperti In-Feed, In-Article, Matvhed Content dsb.

Pertama, mari kita lihat Iklan “In-Feed”

Iklan terlihat seperti feed timeline seperti yang dapat dilihat pada gambar berikut.

Semua penayang AdSense dapat menggunakannya dan dapat memasukkan lebih dari satu unit iklan,
tetapi kami sarankan sebaiknya menempatkan tiga feed diantara dua iklan In-Feed.

Berikutnya, ini adalah format iklan “In-Article” yang diletakkan dalam konten artikel.

Anda dapat dengan mudah melihat iklan In-Article di dalam konten yang memiliki banyak teks.

Iklan “In-Article” paling efisien jika diletakkan setelah 2 paragraf di bawah judul konten. Selain itu, kami juga menyarankan untuk menempatkan iklan In-Article pada artikel yang memiliki lebih dari 3 paragraf.

Jadi, itulah penjelasan singkat dari Kami mengenai Iklan Native.

Pada sesi berikutnya, kami akan menunjukkan cara penerapan iklan native dari Google AdSense

Tinggalkan Balasan