WHAT IS HEADER BIDDING?

Global Ad Tech Corporation

WHAT IS HEADER BIDDING?

Pada artikel sebelumnya, anda telah mempelajari tentang 5 metode programmatic trade. Jika kita kembali pada evolusi keseluruhan dari pendekatan programmatic, hal ini ditujukan untuk memaksimalkan kompetisi dari perusahaan jaringan dalam mendapatkan inventori pada platform tunggal.

Header bidding membuat publisher dapat mengkomparasikan bid atau penawaran dalam real time untuk setiap demand/ permintaan.

APA ITU HEADER BIDDING?

Header bidding, juga disebut sebagai pre-bid, merupakan pendekatan terprogram yang memperilhakan iklan dari sisi demand partner yang menaruh harga eCPM tertinggi, menyediakan inventori untuk beberapa perusahaan Ad Exchange dan Ad Network pada waktu yang sama, memungkinkan mereka untuk berpartisipasi dalam penawaran sebelum publisher meminta pengiriman iklan .

Tidak seperti metode waterfall yang menentukan prioritas dari penyangan iklan, dengan membandingkan permintaan partner dari eCPM dan fillrate sebelumnya. Header Bidding dinilai lebih mementingkan keuntungan dari metode yang sudah ada dan membawa demand partner untuk menampilkan iklan dengan harga tertinggi.

Sebelum implementasi Header bidding, kita harus menggunakan wrapper tertentu. Wrapper terdapat pada header di web page, dan melakukan request iklan ke beberapa sumber pengiklan dan membandingkan harga penawaran mereka. Ada juga Wrapper yang disebut Prebid.js. Wrapper ini pertama kali dikembangkan oleh Appnexus dan menjadi wrapper dengan sistem terbuka yang sangat terkenal.

Publisher dapat mengimplementasikan Header Bidding ke Inventori iklan melalui SSP, Ad Exchange atau Ad Server yang mendukung wrapper tertentu.

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DARI HEADER BIDDING

Berikut keuntungan dari Header Bidding:

-Tidak seperti metode Waterfall sebelumnya, yang membuat demand partner berpartisipasi dalam penawaran, anda dapat menjual inventory pada harga tertinggi.

– Header bidding menyederhanakan penawaran, memberikan demand partner untuk berkompetisi pada waktu yang sama.

-Dari sisi pengiklan, hal ini juga menguntungkan dalam hal transparasi informasi publisher. Jika pengiklan melakukan penawaran pada publisher dengan header bidding langsung melalui DSP, pengiklan akan dapat mengakses informasi akan trafik publisher.

Kerugian dari header bidding:

-Ad Server dengan load berlebih: Header bidding berjalan dengan melakukan request iklan ke berbagai demand partner pada waktu bersamaan. Hal ini dapat membebani Ad server karena server harus mengkalkulasi tiap penawaran dan menampilkan iklan dari penawar yang memberikan penawaran harga unit tertinggi.

Untuk mengurangi beban Ad Server, ada header bidding dalam bentuk Server to Server (S2S), yang beroperasi diantara kedua server, dari membentuk request penawaran hingga menayangkan iklan kepada user.

HEADER BIDDING SAAT INI.

Header Biding adalah sistem yang aktif digunakan dalam Web. Di Amerika, dimana AdTech sudah sangat maju, banyak publisher telah menerapkan header bidding ke halaman website mereka dalam 2-3 tahun.

Contoh umum untuk penggunaan header bidding adalah Facebook Audience Network. Facebook meluncurkan Jaringan Audience di tahun 2014. Mereka menawarkan beberapa produk iklan, termasuk banner, display dan video ads yang berdasarkan Header Bidding.

Saat beriklan di Facebook, anda dapat menggaturnya dengan Facebook platform dan mendapatkan iklan dari perusahaan Ad Server yang mendukung sumber terbuka untuk menjalankan Iklan Facebook Audience Network dalam inventori iklan anda, seperti Prebid.js dan PubFood.